Skema Crossover Pasif 2 Way 12dB Per Oktaf

KalvinLiang.com – Setelah sebelumnya membahas tentang rangkaian crossover 2 way 6 dB per Oktaf, kali ini kita akan membahas lebih lanjut tentang  rangkaian skema crossover pasif 2 way 12dB per Oktaf. Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, membuat sebuah speaker yang baik mutlak ditentukan oleh rancangan crossovernya.

Boleh saja kita mengklaim bahwa sebuah design box speaker kita telah memenuhi volume dan resonansi yang baik, namun, tanpa komponen yang baik di bagian crossover, semuanya akan sia-sia. Terutama pada speaker 3 way atau bahkan 4 way yang sangat menentukan kualitas keluaran suara vokal, middle dan bas.

Belakangan saya banyak mencoba merancang crossover aktif. Walaupun demikian, biasanya dirancangan crossover aktif lebih banyak boros di Power Amplifier karena menggunakan 3 Buah Power amplifier yang seragam untuk ketiga outputnya. Itu sebabnya kita tidak akan membahas dulu tentang crossover aktif, tetapi memulainya dengan crossover passive.

Soal kualitas mana lebih bagus? Tergantung yang mengatakannya. Ada yang setuju crossover aktif lebih baik, ada yang mengatakan suara crossver passive lebih natural, dan berbagai pendapat lainnya. Namun, masing-masing sistem selalu mempunyai kelebihan dan kekurangannya.

Hari ini kita akan membahas dahulu mengenai perbedaan 6 dB per Oktaf dan 12 dB per Oktaf. Bedanya di mana? Lalu akan dilanjutkan dengan skema crossover pasif 2 way 12dB per oktaf di bagian akhir dari artikel ini.

Yang dimaksud dengan pengertian 6 dB per oktaf, 12 dB per oktaf, 24 dB per oktaf adalah pada kemiringan slop filter terhadap suara. Artinya seberapa cepat crossvor tersebut memotong suara yang melaluinya pada frekuensi crossver. Semakin besar angka tersebut, semakin sedikit suara yang bocor ke tempat yang tidak seharusnya.

Perumpamaannya. Misalnya, kita memotong suara pada frekuensi 3000Hz dengan kapasitor supaya suara dengan frekuensi di bawah 3000 Hz tidak masuk ke tweeter. Jika menggunakan 6 dB per oktaf, kemungkinan pada suara dengan frekuensi 2800 Hz masih ada yang terlewat ke tweeter, sehingga tweeter dipaksa untuk membunyikan suara pada frekuensi yang harusnya kita arahkan untuk masuk ke woofer. Akibatnya tweeter lebih mudah putus pada 6 dB per oktaf dari pada 12 dB per oktaf.

Perbedaan Kepekaan Rangkaian Skema Crossover Pasif 2 Way 12 dB Per Oktaf
Perbedaan Kepekaan Rangkaian Skema Crossover Pasif 2 Way 12 dB Per Oktaf

Supaya semakin sedikit suara dari frekuensi tersebut masuk ke tweeter, maka design crossover tersebut harus dinaikkan menjadi 12 dB per oktaf atau 24 dB per oktaf dan seterusnya. Itu hanya satu contoh saja. Lihat juga cara mengubah frekuensi crossover dengan mengubah nilai kapasitor dan induktor.

Skema Crossover Pasif 2 Way 12dB Per Oktaf

Untuk Merancang skema crossover pasif 2 way 12dB per oktaf, diperlukan 2 buah kapasitor dan 2 buah induktor. Keduanya akan di susun dengan susunan sebagai berikut.

  • Low pass filter disusun dengan sebuah induktor secara seri, dan sebuah kapasitor secara paralel.
  • High pass filter untuk ke tweeter disusun dengan sebuah kapasitor secara seri dan sebuah induktor secara paralel.

Untuk menghitung nilai kapasitor dan induktor atau lilitan dapat menggunakan rumus di bawah ini. Untuk referensi bisa lihat di artikel tentang crossover 6 dB per oktaf.

Skema Crossover Pasif 2 Way 12dB Per Oktaf
Skema Crossover Pasif 2 Way 12dB Per Oktaf

Rumus Menghitung Nilai Kapasistor Dan Lilitan

 Rumus yang digunakan untuk menghitung nilai kapasitor dan Lilitan.

C1 = 0.159 /(Rtweeter x frekuensi)

L1 = Rwoofer/(6.28 x frekuensi)

R= Impedansi tweeter dan woofer dalam ohm.

Baca juga tentang cara kelebihan dan kekurangan rangkaian crossover 6 dB per oktaf, 12dB, dan 24 dB per oktaf. Tidak selalu rangkaian skema crossover pasif 2 way 12dB per oktaf lebih baik dari 6 dB per oktaf.

Baca Juga :

2 thoughts on “Skema Crossover Pasif 2 Way 12dB Per Oktaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

5,109 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.